Jenis Batubara Menurut KIDECO

Zodized, dalam rangka menambah pengetahuan dibidang batubara, berikut akan saya uraikan pengelompokan batubara bedasarkan perusahan KIDEKO.
Kideko adalah perusahan yang bergerak dibidang pengembangan sumber daya, didirikan pada tahun 1982.
Dimulai dengan produksi komersial 3 juta ton batubara bitumen pada tahun 1993, akumulasi volume produksi mencapai lebih dari 200 juta ton pada bulan Mei tahun 2010 melalui ekspansi (pengembangan) berkelanjutan dari infrastruktur dan perbaikan sistem pertambangan. Saat ini, Tambang Pasir menghasilkan 31 juta ton batubara bitumen setiap tahunnya.

Manurut saya pengelompokan ini jika dinyatakan baik dan burunya suatu batubara tidak berdasarkan pada sistem pembakaran batubara tapi murni pada karakter batubaranya itu sendiri.
Kenapa demikian karena baik buruknya suatu batubara pada suatu pembakaran itu adalah bergantung pada penggunaan sistem secara menyeluruh.

Dalam hal KIDEKO membagi jenis batubara menjadi beberapa bagian, yaitu :

Gambut merupakan sedimen yang berasal dari bagian tanaman yang berkayu yang diubah dan ditransmutasikan secara biokimia oleh jamur di dalam air. Tidak seperti bagian-bagian berkayu yang terkubur dan dibentuk oleh panas dan tekanan bumi untuk waktu yang lama, zat kayu dan selulosa membusuk (terurai) di permukaan tanah, yang merupakan komponen utama pembentuk tumbuhan.

Batubara muda (lignit), batubara jenis bitumen, adalah batubara coklat kualitas rendah dengan kandungan karbon rendah, secara teori disebut lignit coklat. Lignit coklat merupakan batubara bitumen kering dengan kalori rendah sekitar 3000-4000 Kcal/kg, yang digunakan sebagai bahan bakar di beberapa tempat. Menyusut ketika dikeringkan, bagian berkayu lignit (serat kayu terlihat seperti diawetkan) terkelupas seperti piringan, dan batu bara lignit (bagian kecilnya terbuat dari batubara dan mineral) berubah menjadi serbuk dengan cepat karena pecah dengan tidak beraturan.

Batubara bitumen adalah jenis batubara yang bersinar/berkilau dengan warna hitam atau gelap. Juga disebut batubara hitam, memiliki kilau atau resin yang bersinar. Batubara ini membuat pembakaran yang lama, dan menghasilkan asap yang berbau tidak mengenakkan ketika dibakar. Terdiri dari 80-90% karbon, 5-6% hidrogen. Kandungan hidrogen berkurang dan kandungan karbon meningkat sebagai akibat naiknya tingkat karbonisasi. Nilai kalori tinggi di atas 8100 Kcal/kg. Digunakan sebagai kokas (batu arang) pada industri baja atau bahan bakar di perkotaan. Belakangan ini, telah menjadi salah satu sumber daya paling penting dalam industri kimia batubara berkat banyaknya studi tentang penambahan dan gasifikasi hidrogen. Dinamakan batubara bitumen karena menghasilkan zat yang mirip dengan aspal (bitumen).

Antrasit adalah batu bara yang tidak menghasilkan asap apabila dibakar, karena berkarbonisasi dengan sangat baik. Pembakaran berlangsung singkat dan tidak menghasilkan asap saat dibakar, karena sangat sedikitnya unsur yang mudah menguap, dengan 3-7% dari tingkat penguapan, dan kandungan karbon yang sangat tinggi, dengan kandungan 85-95%. Meskipun tidak dibakar sampai titik pengapiannya 490 ℃, antrasit memiliki daya pemanasan yang sangat kuat, dan menghasilkan panas yang konstan selama dibakar. Hal ini sebagian besar dihasilkan pada zaman Paleozoikum, sedangkan beberapa batubara dari zaman Kenozoikum berubah menjadi antrasit karena metamorfosis yang dinamis atau panas disebabkan oleh perubahan bentuk (deformasi) kerak bumi atau batuan vulkanik secara terus menerus.

Demikian semoga bermanfaat.

27 comments for "Jenis Batubara Menurut KIDECO"

  1. jadi tukang batubara sekarang kang?disahkan yah.hehe
    jadi kideco itu perusahaan batubara ya mas, lumayan punya pengetahuan tentang batu bara sekarang.hehe

    ReplyDelete
  2. Yang lain pada demam batu akik...masnya malah deman batu bara.... viss

    ReplyDelete
    Replies
    1. sudah campur kalo saya. akik ya ia batubara ya ia

      Delete
  3. ayo kita galakkan batu bara biar bisa mengalahkan batu akik kalau ini sudah jelas ada gunanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. batu akik bisa membawa kepada kesombongan/ujub serta bisa menyerempet kepada kesyirikan

      Delete
    2. nah bisa jadi batu akik bikin musyrik.

      Delete
  4. mantap ini gan menambah wawasan bagi ane, makasih banyak gan, ane jadi agak paham sama jenis batu bara gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ilmu ga berat bawa ya. mungkin anak cucu kita nanti nanya tentang batubara. mudah mudahan blog saya jadi rujukan. :)

      Delete
  5. Informatif artikelnya kang, sudah lama ga pernbah baca artikel tentang batubara :D

    ReplyDelete
  6. Anonymous11/4/15 12:36

    terima kasih telah berbagi info... :) :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama sama silahkan berbagi ilmu manfaat

      Delete
  7. kirain semua batu bara sama :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. lain lain dong. kan semua bisa di atur. hehehe

      Delete
  8. kalau yang biasa dipakai buat kendaraan yang tipe mana mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kendaraan apa dulu ya? kalau kedaraan PLTU biasanya jenis kebanyakan Bitminus. hahahahahaha

      Delete
    2. seperti kereta api gitu mas

      Delete
  9. saya baru sekali lihat batu bara :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ketinggalan itu harta karun Indonesia kang.

      Delete
  10. Sekarang bisnis batu akik lebih rame. Jangan-jangan pengusaha batubara nanti alih fungsi jadi pengusaha batu akik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa jadi kang luqman. bisa juga dua duanya berjalan. :D

      Delete
  11. jenis batu bara ada 3 atau ada lagi mas? lumayan mampir sini jadi tau jenis batu bara :).Terimakasih infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalao dari Kideko ini ada 4 jenis sesuai tulisan di atas nin

      Delete
  12. batu bara yang bagus itu jenis bitumen apa Antrasit tuh... keduanya memiliki pembakaran yang sangat bagus sekali ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalao dari kalor pergramnya banyakan antrasit kang achmad

      Delete

Silahkan berkomentar