Harga Batubara Belum Akan Naik

Peirsa bloger, sedikit informasi dari majalah tambang sepertinya harga batubara belum akan naik. Pengamat Energi, Waskito Tanuwijoyo mengatakan hingga akhir tahun harga batu bara kemungkinan belum mengalami perbaikan.
Waskito beranggapan, penyebab rendahnya harga batu bara karena masih terkenan pengaruh over supplai yang sudah mendera sejak dua tahun belakangan. Tren penurunan itu pun tak memandang bulu, baik batu bara kelas low rank (kalori rendah) ataupun high rank (kalori tinggi) tetap sama-sama jatuh. Harga batu bara itu tidak dilihat tinggi atau rendah. Sama saja, mungkin prosentasenya yang beda, kata Waskito ketika 

Seperti diketahui, harga acuan batu bara untuk bulan Maret 2014 yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar US$ 77,01 per ton. Untuk memperbaiki harga, pemerintah menurunkan produksi batu bara 2014 menjadi 390 juta ton dari tahun sebelumnya sebesar 410 juta ton.

Kata Waskito, kebijakan ini akan sulit dilakukan karena perusahaan tak semudah itu menurunkan jumlah produksi, apalagi 70% total produksi disumbangkan oleh perusahaan pemegang lisensi PKP2B. Mereka gak akan mau begitu saja. Bisa rugi karena alat-alat berat terlanjur sudah dipasok dan tidak bisa dianggurkan begitu saja, ungkap Waskito.

Perusahaan batu bara Indonesia mayoritas memproduksi batu bara kualitas high rank dengan kalori 5.200 ke atas. Sisanya sebanyak 10% memproduksi kalori rendah. Saat ini, produksi itu lebih banyak diekspor ke negara-negara seperti India, Jepang, Korea, dan Cina. Namun, Indonesia tak sendirian, pemain lain dari Australia dan Vietnam juga meramaikan pasar batu bara dunia. Itu juga menjadi faktor. Prinsip ekonomi saja, begitu pasokan berlebih pasti harga akan jatuh, ujarnya.



sumber : Majalah Tambang

Post a Comment for "Harga Batubara Belum Akan Naik"