Jenis Jenis Batuan

Di dunia ini banyak sekali batu - batuan. Kita bisa lihat dengan mata telanjang ada batu krikil, batu sungai, batu kapur, kita juga lihat batu pondasi, lihat batu yang menepel didinding rumah. Nah sebenarnya batuan itu sendiri bisa di bagikan kedalam beberapa kelompok utama diantaranya yaitu, batuan sedimen, batuan metamorf, batuan beku.

Oke kita tengok satu persatu

BATUAN SEDIMEN

Batuan sedimen atau batuan endapan menurut wikipedia adalah batuan yang meliputi 75 %-80 % permukaan bumi. Luar biasa sekali banyaknya batuan ini.
Batuan ini terbentuk karena hasil pengendapan materi hasil erosi bisa karena terbawa air, atau tiupan angin yang akhirnya mengendap di satu dasar tanah dan tertimbun oleh endapan berikutnya.

Langsung kita tengok seperti apakah batuannya :

1. Batu Konglomerat

Kita lihat gambar di samping, batuan ini tersusun dari kerikil - kerikil yang berbeda - beda, hasil patahan tidak sempurna, kekerasannya 5,5 sampai 6 Mohs. Permukaan pun seperti kita lihat tidak rata dan batuan ini batuan berat.
Pada umumnya konglomerat ini di endapkan pada air dangkal.
Nah biasanya batuan ini digunakan untuk batu pondasi.
Tapi jika sedikit kreatif harusnya bisa bernilai lebih.






2. Batu Pasir
Disamping ini dalah salah satu contoh batu pasir. bagus sekali waranya ada oranye, putih hitam, abu-abu tergantung dari pasir yang terendapkan terpadatkan.
Batu pasir ini dapat di gunakan dalam kontruksi banguan atau bisa dimanfaatkan sebagai material pembuatan kaca.
Sekali lagi jika kita kreatif sepertinya batuan ini bisa bernilai seni tinggi







3. Batu Gamping ( Batu Kapur)
Sudah kebayang kalo kita sebut batu kapur karena kapur sangat pameliar. Yup batu ini kandungannya adalah kapur (CaCO3). Sumber pembentukannya berasal dari makluk laut seperti kerang dll.
Kegunaannya sangat banyak, dengan proses yang sudah moderen batuan ini bisa di gunakan dalam industri semen, industri kaca, bangunan, pemutih kertas, industri peleburan baja, industri gula tebu, tapi harus di ketahui ada syarat - syarat tertentu agar bisa di gunakan.


Sifat - sifatnya :
Warna        : Putih, putih kecoklatan, putih keabuan
Goresan      : Putih sampai putih keabuan
Bidang Belahan : Tidak teratur
Pecahan      : Uneven
Kekerasan  : 2.7 - 3.4 Mohs
BJ              : 2.387 Ton / m3






4. Breksi

1
Kita lihat gambar disebelah kiri salah satu contoh batu breksi, kita bisa melihat batuan ini tersusun  dari pecahan pecahan kecil tapi bersudut tajam. komposisi campuran breksi terdiri dari kuarsa granit, gamping dan lain - lain.
Pada batu ini saya beri 2 gambar karena ini berbeda asal pembentukannya gambarr pertama terbentuk akibat proser vulkanik biasa disebut breksi vulkanik. dan gambar kedua adalah breksi batu apung. Sifatnya mudah di bentuk atau di pahat menjadi block - block. pada dunia industri biasa di gunakan untuk pemoles penggosok pembersih, isolatur suhu tinggi.
2














5. Stalaktit dan Stalagmit

Jika melihat gambar sisamping sudah pasti tau batuan ini. Inilah Stalaktit dan Stalagmit.
Stalaktit adalah batuan yang menggantung di atas gua yang berbentuk kerucut dan Stalagmit adalah batuan yang berada dibawahnya yang juga biasanya kerucut.
Batuan ini terbentuk karena kapur yang larut dalam air masuk dalam lubang - lubang gua kemudian larutan tersebut menetes di atas atap gua dan kemudian sedikit demi sedikit kapur yang larut tertinggal di dinding gua dan sebagian lagi mengendap di dasar gua. sehingga akan terbentuk kerucutan menggantung dan kerucutan menggunung.
Secara kimia reaksi yang terjadi adalah :

saat kapur terlarut

CaCO3(s) + H2O(l) + CO2(aq) → Ca(HCO3)2(aq)

Saat kapur terendapkan 

Ca(HCO3)2(aq) → CaCO3(s) + H2O(l) + CO2(aq)



6. Batu lempung
Batu lempung atau tanah liat adalah partikel mineral berkerangka silika mengandung alumunium yang halus. Terbentuk karena proses pelapukan batuan silika oleh asam karbonat dan panas bumi. Sifat dari batu ini elastis. memuai saat basah menyusut saat kering.








BATUAN BEKU

Batuan beku adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma dan lava yang mendingin dan mengeras.

Berikut jenis batuan - batuan beku.


1. Batu Apung

batu apung ini terbentuk karena lava atau magma mendingin dan membeku bersamaan dengan gas - gas yang terperangkap.
batu apung ini ringan dan kasar. Dalam dunia industri biasa dugunakan untuk penghalus kayu.








2. Obsidian


Obsidian adalah batu kaca vulkanik yang terbentuk sebagai batu apung ekstrusif. Terbentuk dari lava fesik yang mendingin dengn cepat.
Obsidian ini banyak digunakan orang untuk perhiasan, batu cincin, kalung gelang dan lain - lain.

Bagi para pecinta batu perhiasan batu ini menjadi salah satu incaran untuk dijadikan perhiasan.
Jika sudah di bentuk dan digosok harganya bisa melambung.








3. Granit

Batu Granit adalah batu yang tebentuk dari lava yang mendingin secara lambat di dasar laut. Biasanya tercampur dengan pasir - pasir dari laut.
Granit adalah batu keras dan kuat bianya digunakan untuk kontruksi yang kokoh.
Meja batu granit dinding batu granit dan lain - lain.







4. Basalt

Batu basal adalah batuan beku yang ekstrusif terbentuk dari solidifikasi magma yang terjadi dipermukaan bumi. komponennya terdiri dari kristal - kristal yang sangat kecil wanranya hijau ke abu-abuan. Batuan basal juga ada di mars, bulan , venus.
Banyak kegunaan dari batu basal ini seperti untuk bahan pembuat gedung, bahan baku industri poles seperti teggel, ornamen dll.







5. Diorit


Batu diorit adalah batuan hasil peleburan lantai samudra yang bersifat mafic, biasanya akan ada dilingkaran vulkanis. Berwana kelabu campur putih.
Batu ini banyak digunakan utnuk bahan pembuat gedung dan karena coraknya yang bagus biasa di gunakan untuk hiasan.









6. Andesit


Andesit adalah batuan yang berasal dari lava yang melelah dan membeku pada suhu antara 900 sampai 1100 oC.
Biasanya bataun ini di gunakan untuk membuat nisan, cobek, Hiasan candi, piramida dll
Ciri batu ini adalah berwarna abu-abu hijau, teksturnya halus.








7. Gabro


Gabro adalah batuan beku dalam yang umumnya berwarna hitam, mineralnya berbutir kasar hingga sedang. Dapat digunakan untuk pengeras jalan, pondasi, dan yang dipoles sangat disukai karena warnanya hitam, sehingga baik untuk lantai atau pelapis dinding. Di Pulau Jawa, batuan ini terdapat di Selatan Ciletuh, Pegunungan Jiwo, Serayu, dan Pemalang.







8. Liparit



Lapirit merupakan batuan bertekstur porfiris dan umumnya berwarna putih, mineral pembentuknya feldspar, kuarsa, biotit dan mungkin juga mineral berwarna gelap.









BATUAN METAMORF

Batuan metamorf secara gampangnya seperti adalah batuan yang berasal dari batuan sedimen dan batuan beku yang mengalami perubahan karena panas dan tekanan.
Nah Berikut diantara yang termasuk batu Metamorf


1. Batu Marmer atau Batu Pualam
Marmer adalah batuan kristalin kasar yang berasal dari batu gamping atau dolomit atau batu kapur. Marmer yang murni berwarna putih dan terutama disusun oleh mineral kalsit.
Marmer atau batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen menyebabkan terjadi rekristalisasi pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.
Akibat rekristalisasi struktur asal batuan membentuk tekstur baru dan keteraturan butir. Marmer Indonesia diperkirakan berumur sekitar 30–60 juta tahun atau berumur Kuarter hingga Tersier.
Marmer banyak di gunakan orang sebagai lantai, meja, piala, dinding, dan masih banyak kegunaan marmer.
contoh : 

Meja Marmer

2. Batu Sabak
Berdasarkan kamus besar bahasa indonesia batu sabak adalah batu serpih yangg kena suhu dan tekanan tinggi, berwarna abu-abu dan kehijau-hijauan, hitam dan merah, serta dapat dibelah-belah menjadi lempengan tipis yangg lebih keras dari batu serpih.
Kegunaannya dijadikan sebagai kerajinan, sebagai batu tulis, sebagai bahan bangunan, dan untuk membuat atap rumah (semacam genting) 




3. Gneiss
Gneiss adalah typical dari jenis batuan metamorf, batuan ini terbentuk pada saat batuan sedimen atau batuan beku yang terpendam pada tempat yang dalam mengalami tekanan dan temperatur yang tinggi. Hampir dari semua jejak jejak asli batuan ( termasuk kandungan fosil) dan bentuk bentuk struktur lapisan ( seperti layering dan ripple marks) menjadi hilang akibat dari mineral-mineral mengalami proses migrasi dan rekristalisasi. Pada batuan ini terbentuk goresan goresan yang tersusun dari mineral mineral seperti hornblende yang tidak terdapat pada batuan batuan sediment. 
Kegunaan batu ini sebagai bahan kerajinan tangan berupa sabak, patung, pot-pot bunga juga bisa buat patung.

4. Sekis
batu sekisbatuan metamorphic yang berbutir sedang-kasar dengan memperlihatkan penjajaran mineral yang lebih besar, seperti mika, yang dibariskan pada satu arah, memperlihatkan struktur foliasi yang tidak teratur. Terbentuk pada temperature (> 400C) dan tekanan yang cukup tinggi yang diperlukan selama pembentukannya. suatu batuan metamorphic yang telah mengalami proses metamorfisme sangat jauh sehingga bentuknya sudah jauh berbeda dibanding dengan Slate atau phyllite. menjadi lebih raksasa(masive) dan secara keseluruhan lebih micaceous dibanding phyllite.
Kegunaan batu sekis sebagai sumber mika yang utama (satu komponen penting dalam pembuatan kondensator dan kapasitor dalam industri elektronika).


5Kuarsit 


Kuarsit termasuk jenis batuan metamorfosa yang kaya akan mineral-mineral kuarsa. Dapat terbentuk dari urat-urat kuarsa, batu pasir kuarsa atau batu pasir yang tersemen oleh silika dan kemudian mengalami proses metamorfosa akibat tekanan dan temperatur yang tinggi selama jangka waktu tertentu. Kuarsit bersifat sangat keras, kompak, masif dan kristalin. Dapat juga mempunyai laminasi yang sangat halus sampai kasar dan bahkan dapat berukuran kerikil. Warnanya bervariasi dari putih, kelabu, hijau, kemerahan sampai kecoklatan atau campuran dari warna terang. Sifatnya transparan sampai opak. Pecahnya tidak rata, konkoidal atau menyuban (splintery).
Kegunaan batu ini adalah untuk kerajinan tangan, bahan bangunan jalan dan lain -lain

6. Milonit
Milonit merupakan batuan metamorf kompak. Terbentuk oleh rekristalisasi dinamis mineral-mineral pokok yang mengakibatkan pengurangan ukuran butir-butir batuan. Butir-butir batuan ini lebih halus dan dapat dibelah seperti schistose.


Asal                             : Metamorfisme dinamik
Warna                          : Abu-abu, kehitaman, coklat, biru
Ukuran butir                : Fine grained
Struktur                       : Non foliasi
Komposisi                   : Kemungkinan berbeda untuk setiap batuan
Derajat metamorfisme : Tinggi

Ciri khas                      : Dapat dibelah-belah

Batu milonit ini banyak digunakan untuk kerajian

7. Batubara

Batubara adalah batuan endapan organik yang di hasilkan dari sisa - sisa tumbuhan yang mengendap di dasar rawa.
yang mengalami perubahan secara fisik dan kimia pada kondisi tanpa oksigen dengan bantuan tekanan.
Batubara banyak di gunakan di industri kelistrikan, semen, bahan bakar dll.
Untuk lebih jelasnya tentang batubara bisa dilihat disini  


Ciri has batubara adalah berwarna hitam dapat terbakar. batubara tergolong dalam beberapa golongan sesuai zamannya dan batubara tersebut akan memiliki karakteristik yang berbeda. 
Jika lebih banyak lagi tentang batubara khususnya paramater yang di ukur silahkan klick disini

Sekian Untuk jenis batu yang bisa saya rangkum, karena di dunia ini masih banyak jenis batu yang belum saya rangkum, seperti batu meteor, batu intan, batu ginjal dan lain - lain.

Salam Semangat...




Post a Comment for "Jenis Jenis Batuan"