Penigkatan Kualitas Batubara Melalui Proses UBC

Batubara muda umumnya mengandung kadar air yang tinggi dan tentu kalori yang rendah. Hal ini merupakan nilai minus bagi sebuah batubara karena tingginya penanganan batubara tersebut. Namun dibalik kekurangan batubara muda ini ada kelebihan yaitu, batubara muda dekat dengan permukaan dan biasanya nilai ash dan sulfure rendah. Sehingga bisa mengurangi biaya produksi.

Untuk meningkatkan kualitas batubara muda ini ada cara yang disebut dengan UBC (Upgraded Brown Coal), yakni sebuah proses yang dapat menurunkan kadar air dalam batubara.  Proses ini merupakan pengembangan dari pengolahan awal batubara untuk proses pencairan batubara, sehingga dapat menghasilkan batubara bersih dengan kalori tinggi, kadar air, dan polusi yang rendah.  Peningkatan kualitas ini akan menghemat biaya instalasi peralatan pencegah polusi pada PLTU dan industri lainnya yang terbiasa menggunakan batubara berkalori tinggi/menengah.

UBC dilakukan dengan mencampur batubara dengan minyak tanah dan aditif untuk menjaga agar air yang telah keluar tidak terserap kembali. Tahapan nya pertama batubara dibuat slurry dengan menggunakan minyak tanah yang dicampur dengan minyak residu, kemudian dipanaskan pada temperatur 150o C dan tekanan sekitar 3,5 atm. Proses pemanasan ini menyebabkan air bebas dan air bawaan dalam batubara akan keluar dan pori-pori yang terbuka akan tertutup oleh tar/wax. Slurry ditransfer ke tempat pengeringan setelah sebelumnya dilakukan proses penguapan melalui pemanasan.  Minyak tanah dan uap air yang keluar dari batubara dipisah dengan menggunakan alat pemisah gas-cairan.  Uap yang telah dipisahkan dimanfaatkan sebagai sumber panas untuk evaporator sedang minyak tanah digunakan untuk proses berikutnya.  Serbuk UBC selanjutnya dibuat menjadi briket batubara dengan menggunakan mesin briket tanpa penambahan bahan pengikat.
Setelah proses UBC, kadar air batubara antara 17,56% dan 33,75% dapat diturunkan menjadi antara 0,82%-1,71%. Kadar air setelah mendapat keseimbangan yaitu, setelah batubara disimpan di udara terbuka selama 1-2 bulan, kadar air antara 5,08 dan 8,48% terjadi penurunan kadar air antara 71 dan 75%.
Karena turunnya kadar air maka nilai kalori batubara meningkat dari antara 4.800 dan 5.400 kal/g air dried basis (adb), menjadi 6.200 dan 6.900 kal/g (adb) yang berarti terjadi kenaikan antara 27 dan 29%. Sementara kadar abu dan sulfur tidak menunjukkan perubahan berarti.
UBC dilakukan pada temperatur dan tekanan (140° dan 0.3 Mpa) yang lebih rendah dibanding proses upgrading lainnya, maka biaya investasi untuk peralatan dan proses pada pabrik skala komersial menjadi lebih murah.  Selain itu, rendahnya temperatur dan tekanan selama proses UBC akan meminimalisir terjadinya proses kimia sehingga mengurangi polusi akibat buangan air dan udara.

4 comments for "Penigkatan Kualitas Batubara Melalui Proses UBC"

  1. oh ada cara nya juga ya ternyata untuk ningkatin kualitas batubara.
    makasih sharingnya mas.jadi nambah wawasan saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. oiya mas,linknya juga udah nempel diblogku
      semoga kerjasama ini bermanfaat

      gimana kalau sekalian saling follow?

      Delete
    2. okeh terimaksih.amiin. silahkan jika mau di follow

      Delete

Silahkan berkomentar